CIMAHI,Jagatpewarta.com- Tokoh masyarakat Dan Ketua LSM LKJC, Joni Iskandar, yang juga penasehat BACUNER angkat bicara terkait pemberitaan yang tengah hangat diperbincangkan di Kota Cimahi.
Ia mengaku resah dengan sejumlah informasi yang dinilai tidak berimbang dan berpotensi menyesatkan opini publik.
Dalam keterangannya kepada awak media Kamis 16-04-2026, Joni menegaskan bahwa isu dugaan monopoli proyek di Kota Cimahi tidak sepenuhnya benar.
Menurutnya, setiap proyek yang berjalan telah melalui proses serta mekanisme yang jelas dan sesuai aturan yang berlaku di tiap dinas nya
Jadi PBJ hanya lah penyelengara dan itu bisa di ikuti oleh perusahaan dari mana pun, karena itu sifatnya lelang terbuka.
“Ada pemberitaan soal monopoli proyek, itu tidak benar. Semua sudah melalui proses dan mekanisme yang ada,” ujar Joni.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan asosiasi pengusaha bukanlah sebagai alat untuk mengatur proyek secara sepihak, melainkan sebagai wadah yang menaungi para pelaku usaha.
Setiap langkah yang dilakukan, kata dia, tetap mengacu pada prosedur yang telah ditetapkan.
“Asosiasi itu hanya wadah pengusaha. Apa yang dilakukan juga sudah melalui prosedur,” tambahnya.
Joni juga menyinggung pemberitaan yang turut menyeret nama Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira. Meski mengaku tidak memiliki kedekatan secara personal, ia menegaskan akan bersikap objektif dan membela jika ada pihak yang dinilai disudutkan tanpa dasar yang jelas.
“Saya memang tidak dekat dengan beliau, tapi sebagai masyarakat, saya akan membela jika ada yang menyudutkan tanpa dasar,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta mengedepankan fakta dan klarifikasi agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.(Die234)
