BANDUNG, Jagatpewarta.com - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi sejumlah lokasi pengolahan sampah dan titik tumpukan sampah di Kota Bandung, Jumat (16/1/2026).
Salah satunya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Batu rengat, Pasar Caringin, dan Pasar Ciwastra.
Dalam kunjungan tersebut, Hanif membandingkan pengelolaan sampah di Kota Bandung dengan daerah lain di Bandung Raya. Ia menilai Cimahi sudah bergerak cepat, sementara Kota Bandung masih perlu ditingkatkan. "Dari Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, ini Cimahi nya sudah relatif bergerak cepat.
Kota Bandung ini yang kurang, ini harus kita tingkatkan," kata Hanif di Pasar Caringin, Kota Bandung,
Bantargebang Semakin Kritis dan Hampir Penuh Menteri LH Larang Pemkot Bandung Pakai Insinerator: Emisinya Lebih Berbahaya daripada Sampah Fakta ini diungkapkan Hanif setelah melihat tingginya produksi sampah yang belum terolah di Kota Bandung.
Capaian pengelolaan sampah di Kota Bandung baru mencapai 22 persen, yang berarti masih ada 70 persen yang perlu dioptimalkan. Hanif Ultimatum Pemkot Bandung Hanif mengultimatum Pemerintah Kota Bandung untuk segera menuntaskan permasalahan sampah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Ia menekankan bahwa wali kota memiliki kewenangan penuh sebagai penyelenggara pengelolaan sampah di kota.
"Maka kita mohon dengan sangat Bapak Wali Kota berkenan mendorong lebih cepat pelaksanaan (pengelolaan) sampah sesuai Undang-Undang 18 Tahun 2008 yang mengamanatkan kepada wali kota dan bupati sebagai penyelenggara.
Jadi Bapak Wali Kota punya kewenangan penuh untuk melakukan penyelenggara sampah di kota dan di kabupaten," tuturnya. Meskipun demikian, Hanif mengapresiasi kinerja Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang berhasil meningkatkan pengolahan sampah melalui berbagai metode.
Namun, angka 22 persen dari produksi sampah harian Kota Bandung yang mencapai 1.500 ton masih jauh dari ideal. Permohonan Bantuan Provinsi Hanif meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu Pemerintah Kota Bandung dan wilayah lainnya di Kawasan Bandung Raya dalam mempercepat pengolahan sampah secara masif.
"Untuk mendorong penanganan sampah lebih masif dari kita semua mulai dari Pak Gubernur dan Pak Wali Kota kita akan bersama-sama serius semakin meningkatkan penanganan sampah," tandasnya.
(Die234)

