Cimahi ,JagatPewarta. Com – Hujan yang mengguyur Kota Cimahi siang ini tidak menyurutkan langkah Walikota Cimahi, Ngatiyana, untuk masuk ke gang-gang sempit di wilayah RW 19 Kelurahan Padasuka Jum'at (2/1/2025).
Tanpa protokol yang kaku, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) tepat ke bibir Sungai Cisangkan yang beberapa waktu lalu meluap akibat drainase yang jebol.
Kehadiran sosok nomor satu di Cimahi ini sontak mengejutkan warga RT 04 yang sedang berbenah pasca-banjir.
Di Jalan Usman Dhomiri, Ngatiyana berdiri di tengah kepungan warga, mendengarkan satu per satu cerita tentang air yang masuk ke rumah hingga kekhawatiran akan keselamatan keluarga saat hujan deras tiba.
Solusi, Bukan Sekadar Janji Bukan sekadar datang dan melihat, Ngatiyana langsung memberikan kepastian. Ia menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan perbaikan pada titik-titik drainase yang rusak parah.
"Ini menyangkut kenyamanan warga. Saya pastikan, insyaallah perbaikan segera dilakukan. Kita mulai dari yang paling krusial agar warga Padasuka tidak lagi was-was saat langit mulai mendung," tegas Ngatiyana di hadapan warga yang mengerumuninya.
Suara dari Akar Rumput H. Deden, tokoh masyarakat setempat, tak dapat menyembunyikan rasa leganya. Baginya, kehadiran Walikota secara mendadak adalah bentuk "belanja masalah" yang nyata.
"Kami sangat berterima kasih. Pasca banjir kemarin, kehadiran Pak Walikota memberi harapan baru. Yang kami butuhkan adalah renovasi segera, terutama di titik jebolnya tanggul sungai," tutur H. Deden.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting bagi para tetangganya. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur oleh pemerintah akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak membangun di area bantaran.
Menatap Februari yang Basah Dengan prediksi curah hujan yang masih akan tinggi hingga Februari, sidak hari ini menjadi alarm bagi semua pihak. Pemkot Cimahi berkomitmen mempercepat pengerjaan fisik, sementara warga berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah nyata di Padasuka hari ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama untuk membebaskan Cimahi dari belenggu banjir.
(Die234)


