Cimahi,Jagatpewarta.Com - Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, baru saja menghadiri pengukuhan Karang Taruna dan membahas hasil survei kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudistira.
Menurut Lembaga Riset Indonesia Strategic Institute (INSTRAT), survei menunjukkan tingkat pengenalan publik dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi cukup positif, sekitar 82,7%
Dalam wawancara bersama awak media, Ngatiyana menegaskan bahwa survei tersebut menjadi gambaran objektif atas satu tahun kepemimpinan mereka di tahun 2025.saat di temui di Aula gedung A pemerintahan kota Cimahi Senin (23/02/2026).
“Survei ini melihat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kami berdua dan Pemerintah Kota Cimahi. Alhamdulillah, hasilnya berdasarkan suara murni masyarakat, bukan mengada-ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, survei tersebut dilakukan oleh lembaga independen dengan melibatkan sekitar 450 responden. Hasil lengkapnya, menurut Ngatiyana, akan segera dipublikasikan dalam waktu dekat.
“Ini murni suara masyarakat. Dilaksanakan oleh organisasi independen, jadi kita menghargai apa pun hasilnya. Mungkin besok atau lusa akan dikeluarkan secara resmi,” katanya.
Fokus Kerja Nyata, Bukan Sekadar Angka.
Meski demikian, Ngatiyana menekankan bahwa pihaknya tidak ingin terjebak pada angka survei semata. Baginya, yang terpenting adalah kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita bekerja dulu untuk masyarakat. Buktikan bahwa kita benar-benar melayani. Itu yang utama,” tegasnya.
Ia mengakui, dalam satu tahun masa kerja, masih banyak program yang belum maksimal dan berbagai persoalan yang harus diselesaikan. Keluhan serta aspirasi warga, lanjutnya, terus dihimpun melalui berbagai saluran.
Mulai dari Musrenbang, pengaduan langsung, hingga laporan melalui aplikasi WA Mantap dan media sosial yang dikelola Dinas Kominfo, semuanya menjadi bahan evaluasi pemerintah.
“Kita tahu semua keluhan masyarakat. Itu jadi catatan untuk kita tindak lanjuti,” ungkapnya.
Prioritaskan Kebutuhan Dasar.
Ngatiyana menegaskan, program prioritas pemerintah tetap berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan penanganan persoalan lingkungan.
Menurutnya, persoalan yang berulang setiap tahun harus segera diminimalisir melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang lebih tepat sasaran.
“Mudah-mudahan yang belum bisa kita laksanakan tahun ini, bisa kita tuntaskan tahun depan. Yang jelas, kebutuhan dasar masyarakat jadi prioritas,” katanya.
Ia berharap, dengan kerja keras, disiplin, dan kolaborasi seluruh jajaran Pemkot Cimahi, tingkat kepuasan masyarakat dapat terus meningkat seiring perbaikan pelayanan publik yang berkelanjutan.
(Die234)


