zmedia

Sinergi Kampus dan Pemerintah, BAPPERIDA Cimahi Mulai Penyusunan Kebijakan Inovatif

 

Cimahi,Jagatpewarta.Com- Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset Dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Cimahi menggelar kegiatan Kick Off dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kebijakan dan Inovasi Daerah di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Senin (09/02/2026). 

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala perangkat daerah, pejabat fungsional analis kebijakan, dosen FISIP Unjani, serta mahasiswa.


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Cimahi dalam membangun fondasi penguatan kebijakan publik dan inovasi daerah. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menandai pembentukan Laboratorium Kebijakan dan Inovasi Daerah Kota Cimahi Tahun 2026, yang merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Cimahi dan FISIP Unjani.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menekankan bahwa pembangunan daerah hanya bisa berjalan dengan baik jika kebijakan, strategi, inovasi, program, dan anggaran disusun secara selaras.

 Ia menegaskan pentingnya memiliki arah kebijakan yang jelas sebelum perangkat daerah mulai menyusun rencana kerja tahunan.

“Perangkat daerah diharapkan terlebih dahulu menetapkan kebijakan, strategi, dan inovasi sebagai dasar penyusunan program, kegiatan, dan anggaran, dengan didukung proses asistensi dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah,” ujar Ngatiyana.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset Dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama menyoroti bahwa penyusunan kebijakan seperti Renja dan Renstra selama ini kerap belum didukung oleh naskah akademis, policy brief, maupun policy paper yang memadai. 

Selain itu, inovasi daerah yang muncul sering kali tidak terhubung dengan kebijakan pembangunan dan kurang diarahkan untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Banyak inovasi juga terjebak hanya pada pembuatan sistem informasi.

Melihat kondisi tersebut, pada tahun 2026 Pemkot Cimahi bekerja sama dengan FISIP Unjani mendirikan Laboratorium Kebijakan dan Inovasi Daerah.

(Die234)