CIMAHI,Jagatpewarta.Com – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Brigez Kota Cimahi menggelar Festival Musisi Jalanan (FestMuja) 2026 di kawasan Pedestrian Alun-alun Kota Cimahi. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para musisi jalanan, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan stan UMKM dan kuliner yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Ketua Brigez Kota Cimahi, Virgi, mengatakan FestMuja digelar sebagai wadah untuk merangkul sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi para seniman dan musisi jalanan, khususnya dari Kota Cimahi dan wilayah Bandung Raya.
Menurutnya, sebanyak 70 peserta sempat mendaftar pada festival tersebut. Namun setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, panitia menetapkan hanya 30 peserta yang benar-benar berprofesi sebagai musisi jalanan untuk tampil di babak utama.
"Yang tervalidasi awalnya sekitar 70 peserta, tetapi kami seleksi lagi karena banyak yang sudah menjadi musisi profesional. Kami ingin festival ini benar-benar menjadi ruang bagi pengamen atau musisi jalanan. Akhirnya terpilih 30 peserta dari Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, hingga Sumedang," ujar Virgi.
Ia mengungkapkan, penyelenggaraan FesMuja mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Cimahi, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, hingga sejumlah perangkat daerah dan para pembina Brigez Kota Cimahi.
Virgi berharap Festival Musisi Jalanan dapat menjadi agenda tahunan. Bahkan ke depan pihaknya menargetkan cakupan kegiatan diperluas hingga tingkat Jawa Barat dengan memperebutkan Piala Gubernur.
"Sekarang masih memperebutkan Piala Wali Kota. Ke depan kami ingin mengembangkan festival ini menjadi tingkat Jawa Barat dengan Piala Gubernur," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cimahi yang diwakili Ares dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FesMuja 2026.
Ia menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Cimahi tidak dapat hadir lantaran menghadiri kegiatan Seren Taun di Kampung Adat Cirendeu. Meski demikian, Wali Kota menitipkan ucapan selamat kepada panitia dan berharap festival tersebut dapat menjadi agenda rutin.
"Semoga Festival Musisi Jalanan ini memberikan manfaat bagi para peserta maupun masyarakat yang datang ke Alun-alun Kota Cimahi. Bapak Wali Kota juga berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin karena mampu mempererat silaturahmi antara organisasi kemasyarakatan dengan masyarakat," ujar Ares.
Ia juga berharap para pemenang mampu mengembangkan bakatnya hingga menembus ajang yang lebih tinggi.
"Mudah-mudahan para pemenang diberikan kemudahan untuk meraih cita-cita, dari tingkat jalanan hingga bisa tampil di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, FesMuja 2026 menghadirkan tiga dewan juri yang berkompeten, yakni jurnalis Achmad Syafii, musisi sekaligus anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan, serta Viska Susanaarum dari Dewan Kebudayaan Kota Cimahi. Kehadiran para juri diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang objektif sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru dari kalangan musisi jalanan di Bandung Raya.
(Die234)




