Cimahi,Jagatpewarta.com – Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terhadap olahraga sepakbola dibuktikan dengan komitmen memberikan dukungan berupa pembangunan sarana pendukung.
Menurut Wakil Wali Kota Adhtia Yudisthira, tahun ini Pemkot Cimahi akan memulai pembangunan Stadion Sepakbola Krida yang berlokasi di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.
Rencana itu disampaikan Aditia Yudisthira saat membuka turnamen sepak bola bertajuk “Liga Jabar Istimewa” tingkat Kota Cimahi, yang diselenggarakan PSSI Kota Cimahi di Stadion Sangkuriang, Sabtu (18/4/2026).
“Ada Good news, tahun ini kita mulai bangun Stadion Krida di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, bisa dipakai main bola, latihan, dan pertandingan,” ungkapnya.
Tak hanya pembangunan stadion di lapangan Krida, Adhit juga menyampaikan kepastian pembangunan Stadion Sangkuriang yang akan dilakukan Pemkot Cimahi.
“Kemarin sempat rame Sangkuriang terhenti pembangunannya. Enggak terhenti, kita targetkan ketika Kang Adhit dan Pak Wali selesai tahun 2030, stadion Sangkuriang harus jauh lebih baik lagi,” ucapnya.
Bermaksud memberikan semangat kepada seluruh peserta Liga Jabar Istimewa, dirinya mengingatkan bahwa banyak pesepakbola sukses berasal dari lapangan yang sederhana.
“Jadi, walaupun Stadion Sangkuriang ini masih sederhana, insyaAllah kita akan mencetak atlet-atlet sepakola di masa depan yang hebat,” imbuhnya.
Ia menegaskan, Pemkot Cimahi akan memberikan perhatian serius terhadap perkembangan sepakbola serta pembinaan kepada para atlet muda untuk menjadi atlet terbaik masa depan.
Ia pun menyebut manfaat olahraga dengan penggemar terbesar di dunia itu yang tak anya menyehatkan, tetapi juga menjadi wahana sosialisasi yang sangat baik.
Pada prinsipnya Pemerintah Kota Cimahi akan selalu konsen terutama di bidang sepakbola, karena sepakbola bukan sekedar olahraga, tapi ajang silaturahmi, perekat buat kita semua,” pungkasnya.
Liga Jabar Istimewa merupakan turnamen sepakbola yang diselenggarakan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat dengan kelompok umur 10, 12, 14, dan 19 tahun.
Setiap kabupaten/kota menyelenggarakan ajang Liga Jabar Istimewa untuk menghasilkan dua besar setiap kelompok umur, yang akan diikutsertakan pada tingkat provinsi.(Die234)**


