CIMAHI,Jagatpewarta.com – Senin 13-04-2026 PT Dewa Sutratex bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Cimahi melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi seluruh karyawan.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kesehatan dan produktivitas tenaga kerja.
Kepala Personalia PT Dewa Sutratex, Dedi, menyampaikan bahwa kegiatan skrining kesehatan ini dilakukan secara rutin agar para karyawan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Dengan begitu, potensi gangguan kesehatan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Dalam pelaksanaannya, PT Dewa Sutratex juga menggandeng Puskesmas Cibereum sebagai fasilitas kesehatan terdekat yang membantu proses pemeriksaan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang optimal dan mudah diakses oleh seluruh karyawan.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi ibu Ade Komalasari menjelaskan bahwa kegiatan skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang mungkin muncul di lingkungan kerja.
"Deteksi dini dinilai sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya para pekerja" ucapnya.
“Alur pemeriksaan dimulai dari pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan, cek tekanan darah, hingga pemeriksaan laboratorium. Salah satunya termasuk rontgen untuk deteksi TBC,” ujarnya saat diwawancarai.
Selain itu, terdapat pula pemeriksaan tambahan bagi karyawan perempuan yang sudah menikah, yakni deteksi dini kanker mulut rahim menggunakan metode HPV DNA. Pemeriksaan ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan hasil yang dapat diketahui dalam waktu sekitar satu minggu.
Ade menambahkan, program cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari prioritas nasional yang juga didorong oleh Presiden Prabowo Subianto, agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan.
Dinas Kesehatan Cimahi menargetkan kegiatan serupa dapat menjangkau seluruh pabrik di Kota Cimahi. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja guna memperluas pelaksanaan program ke berbagai sektor industri.
pemeriksaan kesehatan gratis juga dilakukan di puskesmas dan komunitas masyarakat. Namun, kami mulai dari lokasi dengan jumlah sasaran besar seperti kawasan industri,” jelasnya.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui aplikasi Kementerian Kesehatan yang terintegrasi dengan data kependudukan. Peserta diwajibkan membawa KTP dan memastikan data sudah sinkron dengan sistem Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dukcapil.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Cibeureum serta dukungan laboratorium dari rumah sakit. Jika ditemukan indikasi penyakit, peserta akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan, baik di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya seperti layanan BPJS.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan kerja semakin meningkat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
(Die234)




