Cimahi,Jagatpewarta.com- Menjelang dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), persoalan pendidikan kembali menjadi sorotan publik.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, dari fraksi partai Nasdem,Mamat Rachmat, M.Si., mengingatkan bahwa sistem pendidikan tidak boleh menjadi “arena lomba”, melainkan jembatan keadilan bagi seluruh anak bangsa,Ia menyampaikan pada acara pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun 2026 di Cimahi convention center Sabtu (31/01/2026).
Menurut Mamat Rachmat, setiap tahun PPDB selalu menyisakan cerita klasik: kebingungan orang tua, keterbatasan daya tampung sekolah negeri, hingga ketimpangan akses pendidikan antarwilayah. Ia menegaskan, pendidikan adalah hak dasar, bukan sekadar angka dalam sistem seleksi.
“Jangan sampai anak-anak kita gagal sekolah hanya karena persoalan teknis atau minimnya informasi.
Negara harus hadir memastikan proses PPDB berjalan transparan, adil, dan berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi V yang membidangi pendidikan, Mamat Rachmat mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme PPDB, termasuk kesiapan infrastruktur sekolah dan pemerataan kualitas pendidikan.
"Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang masif agar masyarakat tidak salah langkah dalam proses pendaftaran.
Momentum PPDB tahun ini, menurutnya, harus menjadi cermin bagi semua pihak untuk memperbaiki sistem pendidikan Jawa Barat.
“Pendidikan bukan sekadar masuk sekolah, tapi bagaimana masa depan generasi muda dipersiapkan dengan baik,” tutupnya.
(Die234)



