CIMAHI, Jagatpewarta.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi resmi membuka lembaran baru perjalanan politiknya untuk periode 2026–2031.
Tonggak awal kepengurusan baru tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Cimahi yang berlangsung khidmat di hadapan jajaran pengurus partai.
SK kepengurusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat, Agus Solihin, yang hadir mewakili Ketua DPW PPP Jawa Barat.
Momentum ini sekaligus menjadi penanda dimulainya era kepemimpinan baru di tubuh PPP Kota Cimahi.
Namun, penyerahan SK kali ini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar proses administratif organisasi.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah politik Kota Cimahi, sebuah partai Islam dipimpin oleh seorang perempuan. Sosok tersebut adalah Fitriyani Angelina Silaban, S.H., kader muda yang kini resmi menakhodai DPC PPP Kota Cimahi.
Tak hanya mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin PPP Cimahi, Fitriyani juga menjadi salah satu ketua partai termuda di Kota Cimahi.
Kehadirannya membawa warna baru sekaligus simbol regenerasi politik yang semakin terbuka terhadap peran generasi muda dan perempuan.
"Ini adalah sejarah baru bagi PPP di Cimahi. Kehadiran pemimpin muda dan perempuan membuktikan bahwa PPP merupakan partai yang inklusif, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya," ujar Agus Solihin saat menyerahkan SK kepengurusan.
Di bawah kepemimpinan Fitriyani, PPP Cimahi berkomitmen menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional yang menjadi fondasi partai dengan berbagai inovasi yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan zaman.
Menurut Fitriyani, PPP akan tetap teguh memegang prinsip-prinsip keislaman, merawat tradisi keumatan, serta menjadikan ulama dan tokoh masyarakat sebagai sumber nasihat dalam setiap langkah perjuangan politik.
"PPP Cimahi akan terus menjaga nilai-nilai keislaman dan tradisi yang telah menjadi identitas partai.
"Kami juga akan terus mendengarkan masukan para ulama dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari arah perjuangan kami," ungkap Fitriyani, Kamis (18/6/2026).
Meski demikian, sebagai representasi generasi milenial, anggota DPRD Kota Cimahi tersebut menegaskan bahwa kepengurusan baru juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat modern.
Pemanfaatan teknologi digital, penguatan komunikasi publik, serta program-program yang menyentuh kebutuhan generasi muda menjadi bagian dari strategi yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.
"Kami siap menghadirkan berbagai program inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.
"PPP harus mampu menjadi rumah besar bagi semua kalangan yang ingin berkontribusi untuk kemajuan Kota Cimahi," tuturnya.
Dengan kepemimpinan baru yang energik dan penuh semangat regenerasi, PPP Kota Cimahi menaruh harapan besar untuk memperkuat perannya dalam pembangunan daerah.
Partai berlambang Ka'bah tersebut bertekad menjadi motor perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Era baru PPP Cimahi kini resmi dimulai. Perpaduan antara pengalaman, nilai tradisional, semangat muda, dan inovasi modern diharapkan mampu mengantarkan partai ini menjadi kekuatan politik yang semakin dekat dengan masyarakat dan relevan menghadapi tantangan masa depan.***

