Cimahi ,Jagatpewarta. Com - Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, menggelar Forum Group Discussion (FGD) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif Tahun 2026, Selasa (20/1/2026), bertempat di Aula Kelurahan Karangmekar.
Forum ini menjadi titik awal perencanaan pembangunan Kota Cimahi untuk tahun anggaran 2027.
Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Cimahi beserta para Wakil Ketua dan Ketua Komisi DPRD Kota Cimahi, Camat Cimahi Tengah, Lurah Karangmekar, Ketua LPM Kota Cimahi, LPM Kecamatan Cimahi Tengah, LPM Kelurahan Karangmekar, tim fasilitator kelurahan, serta seluruh peserta Musrenbang Kelurahan Karangmekar Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Lurah Karangmekar Fitri Prabasari, S.STP., mengawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT serta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan dalam rangkaian awal perencanaan pembangunan Kota Cimahi.
“Atas nama Bapak Wali Kota Cimahi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, sumber daya, kreativitas, dan inovasi dalam pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Tahun 2026 sebagai dasar perencanaan pembangunan tahun 2027,” ujar Fitri.
Ia menegaskan bahwa proses Musrenbang kali ini bukan sekadar formalitas, melainkan hasil panjang dari rembuk warga di tingkat RW se-Kota Cimahi. Usulan yang dibahas dalam forum FGD merupakan kebutuhan riil masyarakat berdasarkan permasalahan di wilayah, bukan sekadar keinginan.
“Kehadiran DPRD dalam forum ini sangat penting dan patut diapresiasi, karena dari sinilah tahapan perencanaan pembangunan Kota Cimahi dimulai, berangkat dari aspirasi warga di 312 RW,” tegasnya.
Fitri juga menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan mengacu pada RPJMD Kota Cimahi Tahun 2025–2029 sebagaimana tertuang dalam Perda Kota Cimahi Nomor 2 Tahun 2025, dengan visi “Cimahi Mantap” yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Jabar Istimewa.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam lima misi pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, penguatan ekonomi produktif, tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kualitas lingkungan hidup, hingga perlindungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas generasi
Memasuki tahun kedua RPJMD, perencanaan pembangunan tahun 2027 difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemantapan pelayanan publik, dengan penekanan pada peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan vokasi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan pemerintahan.
Namun demikian, Fitri mengakui masih terdapat sejumlah isu strategis yang harus menjadi perhatian bersama, seperti daya saing sumber daya manusia, tingkat pengangguran terbuka, pengembangan ekonomi lokal dan ekonomi kreatif, serta persoalan sampah dan kemiskinan.
Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi telah menetapkan enam prioritas pembangunan, di antaranya peningkatan akses dan kualitas pendidikan, penguatan infrastruktur dan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan sosial, derajat kesehatan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Menutup sambutannya, Lurah Karangmekar berharap seluruh tahapan perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat berjalan lancar dan menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak demi terwujudnya Kota Cimahi yang Mantap.
“Dinamika perencanaan dan penganggaran tahun 2026 menjadi pelajaran berharga. Semoga ke depan kita mampu menyusun perencanaan yang lebih matang dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(Die234)


