Cimahi, JagatPewarta.Com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi memastikan ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) hingga awal 2026 masih dalam kondisi aman.
Pemerintah Kota Cimahi secara rutin melakukan pembaruan informasi ketersediaan blanko sebagai bentuk transparansi pelayanan publik kepada masyarakat, kata Plt Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Tri Lospala Candra,Saat di temui di mall pelayanan publik ( MPP) Kota Cimahi Senin 19/01/2026.
"Lebih lanjut Tri Lospala mengatakan pembaruan stok blanko dilakukan secara berkala setiap pekan sesuai dengan amanat kebijakan nasional. Update ketersediaan blanko yang pertama, kita selalu update satu pekan sekali ya, setiap minggu. Ini sesuai dengan amanat NCPKPK. Kita yang harus transparansi terhadap ketersediaan blanko yang ada di Disdukcapil kota Cimahi ," ujarnya.
Disdukcapil Cimahi konsisten menjalankan amanat tersebut dengan memanfaatkan berbagai kanal informasi agar mudah diakses masyarakat. Selain melalui media sosial Instagram, pihaknya juga menyampaikan informasi melalui kanal resmi lainnya seperti Telegram dan WhatsApp, tambah Tri.
"Tri mengakui bahwa distribusi blanko dari pemerintah pusat saat ini memang mengalami pembatasan, namun kondisi tersebut tidak berdampak signifikan bagi pelayanan di Kota Cimahi, saat ini wilayah Aceh dan Sumatera menjadi prioritas distribusi karena terdampak bencana yang menyebabkan banyak warga kehilangan dokumen administrasi kependudukan, terangnya.
Stok di pusat masih tersedia dan Kota Cimahi tetap mendapatkan suplai meski dengan jumlah lebih terbatas. Tri menegaskan bahwa pelayanan KTP-el di Cimahi aman dan tidak ada kendala berarti. Pengadaan blanko sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
"Capaian perekaman KTP-el di Cimahi telah melampaui target nasional, yaitu 99,47 persen. Namun, masih ada sebagian kecil warga yang belum melakukan perekaman. Tri mengungkapkan kendala utama berasal dari warga yang tidak lagi berdomisili di Cimahi, jelas Tri.
Disdukcapil Cimahi akan mengintensifkan strategi jemput bola pada 2026 untuk meningkatkan perekaman KTP-el. Terdapat kebijakan dari pemerintah pusat terkait penonaktifan data bagi warga yang tidak melakukan perekaman.
"Perekaman KTP-el kini bisa dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, sehingga warga Cimahi yang berada di luar kota dapat melakukan perekaman di tempat mereka berada,"tandas Tri. (Die234)


