Cimahi, Jagatpewarta.com– Program Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan di RW 03 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari masyarakat.
Program yang digulirkan Pemerintah Kota Cimahi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi itu dinilai menjadi hadiah istimewa bagi warga karena mampu menjawab berbagai kebutuhan pembangunan lingkungan.
Ketua RW 03 Kelurahan Padasuka, Raden Raka, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cimahi atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya melalui program PPM.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cimahi. Program PPM pada momentum HUT ke-25 Kota Cimahi ini menjadi hadiah terbaik bagi warga RW 03 karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Raden Raka saat ditemui awak media, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah. Di RT 1 dilakukan pembangunan fasilitas lingkungan, sementara RT 2 dan RT 3 mendapatkan pembangunan paving block.
Adapun di RT 4 difokuskan pada pembangunan drainase guna memperlancar saluran air dan mengurangi potensi genangan.
Sementara itu, di kawasan RT 5, RT 6, dan RT 7 yang didominasi permukiman, anggaran PPM dimanfaatkan untuk membangun taman keluarga sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan warga untuk berinteraksi, berolahraga, dan mempererat kebersamaan.
"Seluruh pekerjaan kami laksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Kami berupaya memaksimalkan kualitas pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," katanya.
Menurut Raden Raka, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kekompakan pengurus RW, Kelompok Masyarakat (Pokmas), serta seluruh warga. Komunikasi yang terbuka dan semangat gotong royong menjadi modal utama sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan tanpa hambatan.
Ia mengakui, di beberapa wilayah pelaksanaan PPM sempat diwarnai berbagai persoalan. Namun di RW 03 Padasuka, seluruh pihak lebih mengedepankan musyawarah dan transparansi sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
"Saya selalu mengingatkan bahwa PPM bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat. Jangan sampai karena persoalan anggaran, hubungan antarwarga menjadi renggang," ungkapnya.
Raden Raka juga memberikan apresiasi kepada Pokmas yang bekerja secara profesional dan kompak dalam mengawal pelaksanaan program. Sinergi yang terjalin, menurutnya, membuat pengawasan pekerjaan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia berharap keberhasilan RW 03 Padasuka dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam menjalankan program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
"Yang paling penting adalah menjaga kekompakan, transparansi, dan kepercayaan warga. Jika semua berjalan bersama, pembangunan akan sukses dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Raden Raka.
(Die234)

